Nema : Sem David Mira
Prodi : Administrasi Negara
Kelas : A
UTS FILSAFAT ADMIINSRASI
Sebelumnya Kita sudah tahu apa itu filsafat adminstrasi dan apa itu teori X, Y, dan Z.
Pada
hakikatnya manusia memiliki sifat baik dan sifat buruk dalam dirinya.
Tidak ada manusia yang hanya memiliki sifat baik atau sifat buruk saja.
Sifat tersebut akan berpengaruh pada gaya kepemimpinan seseorang. Tipe
atau gaya kepemimpinan seseorang, dapat dilihat dengan teori X, Y dan Z.
Teori X menjelaskan bahwa seorang hanya memiliki sifat negatif atau
sifat buruk. Artinya melakukan sesuatu selalu dengan sikap yang
terpaksa dan kurang bertanggungjawab atas tugas yang dipercayakan
kepadanya. Teori Y menjelaskan bahwa manusia memiliki sifat positif atau
sifat baik. Artinya selalu menerima dan melakukan pekerjaan secara
sukarela dan penuh tanggungjawab. Teori Z merupakan gabungan dari teori X
dan Y. Teori ini menjelaskan sifat manusia yang tidak tetap atau selalu
berubah. Kadang baik dan kadang buruk.
Jika teori ini dikaitkan
dengan kepemimpinan maka dapat disimpulkan bahwa seorang pemimpin yang
ideal adalah seorang pemimpin yang memiliki kriteria seperti yang
dijelaskan dalam teori Y. Namun perlu diketahui bahwa seorang pemimpin
bisa menerapkan ketiga teori tersebut dalam menjalankan tugas
kepemimpinannya karena terkadang bawahan memiliki tipe seperti yang
dijelaskan dalaam teori X jadi pemimpin harus memberikan teguran dan
sanksi sehingga bawahannya bisa bekerja secara maksimal. Sebaliknya jika
bawahannya memiliki kesadaran dan tanggungjawab dalam melaksanakan
tugasnya maka seorang pemimpin akan mengajak bawahannya untuk
bekerjasama dalam menentukan keputusan demi mencapai tujuan dari
organisasi yang dipimpinnya. Terkadang seorang pemimpin harus menerapkan
teori Z jika sifat bawahannya tidak pasti dan selalu berubah-ubah.
Kesimpulannya semua tipe atau gaya kepemimpinan yang ada di dalam teori
X, Y dan Z adalah baik dan bisa diterapkan oleh semua pemimpin
tergantung dari situasi dan kondisi bawahannya. Jika ingin menjadi
pemimpin yang sukses maka kita harus belajar filsafat administrasi,
dengan demikian kita akan menjadi pemimpin yang bijaksana dan sukses
dalam menjalankan tugas kepemimpinan kita.